BlankOn adalah tutup kepala khas beberapa suku/budaya di Indonesia,
antara lain suku Jawa (sebagian besar berasal dari provinsi Jawa Tengah, DIY,
dan Jawa Timur), suku Sunda (sebagian besar berasal dari provinsi Jawa Barat
dan Banten), suku Madura, suku Bali, dan lain-lain.
BlankOn juga berarti blank
(bilangan biner 0) dan on (bilangan biner 1) atau topi digital (modern) dengan
tampilan klasik (kuno). Arti lain kata BlankOn adalah perubahan dari blank
(kosong) menjadi on (menyala atau berisi). Arti filosofi BlankOn adalah harapan
agar pengguna distro BlankOn berubah dari belum sadar (kosong) menjadi sadar
(berisi) bahwa ada Linux yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan skill di
bidang TI, martabat, dan kemandirian bangsa Indonesia.
BlankOn diharapkan dapat menjadi
penggerak (activator) atau meningkatkan motivasi masyarakat Indonesia untuk
menggunakan dan mengembangkan Linux dan FOSS lainnya. BlankOn juga sebagai
pelindung (tutup kepala) dari ketergantungan terhadap perangkat lunak
proprietary.
Tujuan pengembangan distro Linux
BlankOn adalah menghasilkan distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan pengguna
komputer umum di Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan, perkantoran, dan
pemerintahan. BlankOn dikembangkan dengan dukungan multimedia seperti mp3, VCD,
dan DVD. BlankOn didesain dengan tampilan grafis dan tema yang menampilkan ciri
khas Indonesia. Pengembangan BlankOn akan terus dilakukan secara terbuka kepada
publik. Kegiatan pengembangan ini diharapkan dapat menghasilkan rilis BlankOn
satu hingga dua kali dalam setahun.
Rilis BlankOn :
BlankOn 1.0
Nama kode : Bianglala
·
BlankOn 2.0
Nama kode : Konde -
Dirilis 15 November 2007
·
BlankOn 3.0
Nama kode : Lontara -
Dirilis 27 April 2008
·
BlankOn 4.0
Nama kode : Meuligoe
- Dirilis 15 November 2008
·
BlankOn 5.0
Nama kode : Nanggar -
Dirilis 16 Juni 2009
·
BlankOn 6.0
Nama kode : Ombilin -
Dirilis 4 Juli 2010
·
BlankOn 7.0
Nana kode : Pattimura
- Dirilis 17 Agustus 2011

